Suhatril, ST, MT, sebut Idul Adha Bisa Meningkatkan Kesejateraan Petani

Agam – Selain sudut pandang Religi, Idul Adha memiliki perspektif ekonomi yang sangat menarik bagi kab Agam dan Bukittinggi.

Dari tahun ke tahun, data Qurban Kab Agam berkisar sekitar 6 ribu ekor sapi, +/- 5 ribu ekor di pasok dari Sumut dan Lampung. Dengan asumsi bahwa kota Bukittinggi jumlah qurban +/-1.000 ekor, artinya masyarakat Agam dan Bukittinggi mendatangkan sapi Qurban setiap tahun +/- 6.000 ekor dari luar daerah.

Dengan asumsi haga sapi dari Lampung/Sumut Rp 15.000.000 per ekor, Kab Agam dan Bukittinggi saja mengalirkan uang keluar daerah +/- Rp 90 Milyar per tahun.

Muncul pertanyaan, apakah mungkin uang yang mengalir keluar daerah di cegah, dan hanya berputar di dalam, tentu saja bisa, kita cukup membuat program pengadaan indukan sapi qurban, dan dikerjasamakan dengan petani dengan konitmen dan konsep kerjasama yang jelas, di dalam bingkai pertanian berbasiskan komunitad/ inti dan plasma.

Kemudian, bagaimana caranya kota Bukittinggi bisa terlibat, sederhana, cukup bekerja sama dengan kab Agam, Bukittinggi sediakan sapinya, petani di kab Agam yang memeliharanya, sesederhana itu konsepnya, tapi di lapangan pasti akan ada tantangan, dan itu sebuah keniscayaan, tinggal seberapa kuat keinginan kita dalam membangun Nagari, memutus mata rantai pengeluaran, dan menumbuhkan mata air pemasukan.

Selamat idul adha, mohon maaf lahir dan batin.

Suhatril,S.T.,MT
(Owner Keju Lasi dan Ketua Forum UMKM Kabupaten Agam)

#BangunPotensiLokal

Bagikan: