Bangun basic tim, Dedi Yanto wacanakan pembinaan PSKB Bukittinggi
Bukittinggi, SumbarEkspres.com – Usai PSKB Bukittinggi U 15 mengikuti turnamen Soeratin Cup Sumbar 2023 yang diselenggarakan di kab. Padang pariaman pada hari Selasa 7 November 2023, PSKB Bukittinggi gagal melangkah ke babak selanjutnya.
PSKB Bukittinggi U 15 yang berada di group A bersama tim PSP Padang, Persikopa Pariaman dan SSB Saiyo Solok, berada di peringkat ketiga setelah hasil 1 kali menang dan 2 kali kalah.
Masih ada satu even lagi di Soeratin Cup Sumbar tahun 2023 yang akan diikuti tim PSKB Bukittinggi U 17 di Tiku Agam, pada hari Minggu (12/11) di group C bersama PSP Padang dan Tiku Putra dari kab. Agam.
Kegagalan PSKB U 15 tersebut langsung di evaluasi oleh Dedi Yanto legend sepakbola Bukittinggi dan juga wakil ketua PSKB Bukittinggi,hal tersebut beliau jelaskan saat dihubungi SembarEkspres.com.
Dijelaskan oleh beliau, bahwa kegagalan tersebut adalah suatu yang wajar, karena kita tidak ada melakukan pembinaan selama ini, dan hasil ini pun patut juga di syukuri, sebab kita hanya punya waktu yang sempit dalam menyiapkan tim yang ikut di turnamen ini ujarnya.
Beda dengan daerah lain, mereka telah jauh jauh hari menyiapkan tim, kompetisi di daerah mereka berjalan, sementara kita di Bukittinggi tidak ada kompetisi, jadi kita merekrut pemain hanya lewat seleksi,dan itupun waktunya mepet,jadi wajarlah hasilnya seperti ini imbuhnya.
Trus bagaimana langkah kedepannya?
Mulai saat ini kita harus lakukan pembinaan terhadap pemain, baik itu U 13, U 15,U 17 dan seterusnya, melalui program kompetisi yang rutin digelar jelasnya.
Caranya?
Rangkul semua SSB yang ada di kota Bukittinggi dan kab. Agam, adakan turnamen rutin, sesuai kelompok umurnya, dari sinilah kita bisa memantau bibit bibit muda yang akan kita ambil memperkuat PSKB Bukittinggi kedepannya tukasnya.
Apakah ada solusi lainnya?
Ada! Buat program turnamen sepakbola untuk tingkat pelajar, seperti : tingkat SD untuk tim U 13, tingkat SMP untuk tim U 15 dan tingkat SMA untuk tim U 17 paparnya.
Dengan berjalannya program tersebut, mudah mudahan kita tidak sulit lagi menyiapkan tim untuk ikut di turnamen manapun nantinya dan semua kegiatan program pembinanaan akan berhasil bila disokong pihak terkait seperti Askot dan seluruh elemen PSKB tukasnya.
Begitu juga sebaliknya, kalau program dan wacana ini tidak jalan, jangan berharap PSKB Bukittinggi punya basic tim yang kuat kedepannya pungkasnya.(Fendy Jambak)





